iklan-banner-02
iklan-banner-02

Golkar Kabupaten SBB Konsolidasi Totalitas

PAMANAWANews, AMBON ---- Menjemput momentum Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku, yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018, DPD Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tengah intens melakukan konsolidasi secara totalitas.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Barat, Alan Hehanussa. /PN
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD II Partai Golkar Kabupaten SBB, Alan Hehanussa, mengatakan saat ini Golkar Kabupaten SBB fokus melakukan konsolidasi internal.

"Hal ini kami lakukan karena DPP sudah resmi merekomendasikan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Ir. Said Assagaff sebagai Calon Gubernur Maluku untuk Pilkada 2018," ujar Alan Hehanussa, saat dikonfirmasi pamanawanews.com di Ambon, Provinsi Maluku, Jumat, (3/11/2017).

Menurut Alan, konsolidasi dilakukan mulai di tingkat pengurus DPD II sampai desa serta organisasi pendiri dan didirikan oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Sekaligus melakukan penggalangan secara sistimatis dalam pemenangan Pilkada Maluku tahun 2018," kata Alan.

Menyinggung Pilkada Kabupaten SBB 15 Februari lalu, calon yang diusung PG kalah dari kandidat Partai Hanura, Alan menanggapi hal ini datar saja.

"Itu hal yang biasa. Sebab pilkada Februari 2017 di kabupaten SBB, Golkar diperhadapkan dengan situasi politik kultural. Jadi, bukan Golkar tidak kuat, tetapi kandidat yang diusung Golkar diperhadapkan dengan situasi politik kultural yang dimainkan di kabupaten SBB," tangkisnya.

Meski demikian, Alan mengakui, konsolidasi yang dilakukan saat ini menjelang Pilkada Maluku tahun 2018, juga mengevaluasi hasil Pilkada 2017 khususnya di Kabupaten SBB.

"Yang jelas, kami terus berupaya untuk memenangkan kandidat Golkar di Pilkada 2018 mendatang," tuturnya.

Alan yang juga ketua AMPI Kabupaten SBB ini berasumsi, dalam politik termasuk pilkada, semua hal dapat berubah, begitu pula kans atau peluang kandidat di Pilkada serentak tahun 2018 di Maluku.

"Peta politik itu biasa berubah-ubah. Yang jelas, soal keputusan DPP Golkar merekomendasikan Ir. Said Assagaff dan Ir. Andreas Rentanubun sebagai Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Maluku, kami tetap menindaklanjutinya. Caranya, Golkar SBB tetap satu barisan dan siap memenangkan kandidat Golkar di Pilkada Maluku tahun 2018," tandasnya.

Bagaimana kekuatan Golkar dapat benar-benar dimanfaatkan untuk membangun kembali soliditas internal partai dan meraih simpati pemilih, ditanya demikian, Alan berujar, justru infrastruktur Golkar di Kabupaten SBB saat ini, cukup solid, kuat serta bekerja efektif.

Mantan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini menambahkan, pola konsolidasi yang tengah dilakukan DPD Golkar Kabupaten SBB, di antaranya melalui penggalangan sebanyak 10.000 Kartu Tanda Anggota (KTA) di 11 kecamatan se kabupaten SBB. Ini dimaksudkan, imbuh Alan, selain untuk memenuhi syarat verifikasi menghadapi Pemilu 2019, juga persiapan menjemput Pilkada 2018.

Menyangkut peluang Golkar di Pilkada Maluku tahun 2018, dia yakin, bahwa kandidat yang diusung Golkar akan memenangkan pertarungan.

"Energi positif dari Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Maluku yang diusung PG untuk Pilkada 2018, adalah incumbent yang sudah banyak berinvestasi dalam membangun Provinsi Maluku. Untuk itu, kami sangat optimis, PG akan menang di Maluku pada pilkada 2018 mendatang," kata Alan.

Diketahui Pilkada serentak 15 Februari lalu, khususnya di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, kandidat yang diusung Partai Golkar menang atas rival beratnya yaitu PDIP. Hanya di Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Seram Bagian Barat, Partai Golkar kalah. (PN-13)

Berita terkait

Berita Populer

iklan-banner-02
iklan-banner-02