iklan-banner-02
iklan-banner-02

Tiga Kemenag di Maluku Diganjar Punishment

PAMANAWANews,AMBON-Akibat penyerapan pagu anggaran tahun 2017 tidak maksimal, tiga Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten/kota di Maluku diantaranya, Kemenag Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kemenag Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dan Kemenag Kabupaten Buru Selatan (Bursel) diganjar punishment.
Kakanwil, Kementerian Agama (Kemenag) Maluku, Fesal Musaad saat menandatangani berita acara penyerahan RKAKL Tahun 2018 disaksikan langsung Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Thamrin, Kamis, 4 Januari.

Diketahui hasil capaian realisasi atau serapan anggaran tahun 2017 pada tiga Kantor Kemenag itu berada dibawa standar. Posisi terburuk ditempati
Kemenag Kabupaten MBD dengan capaian 56,2 persen disusul Kemenag Kabupaten Malra, 77, 35 persen dan Kemenag Kabupaten Buru Selatan
78,22 persen. Tiga pimpinan Satker Kemenag ini lantas diberikan beban untuk menandatangani pernyataan sebagai bentuk sanksi atas lemahnya kinerja mereka.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku, Fesal Musaad mengatakan, sanksi yang diberikan mendorong konsistensi kinerja pada masing-masing Satuan Kerja (Satker) sehingga mereka dapat lebih maksimal dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab. Hal ini disampaikan Musaad disela-sela Tasyakur HAB ke 72 dan Penyerahan RKAKL Tahun 2018 yang berlangsung di Aula Kemenag Maluku, Kamis, (4/1/18).

Selain punishment, Satker Kemenag kabupaten/kota  dan satker Madrasah yang berprestasi  dalam kinerja penyerapan anggaran juga diberikan reword berupa penghargaan. Peringkat pertama untuk Satker Kemenag kabupaten/kota diraih oleh, Kemenag Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dengan presentase pengelolaan manajemen terbaik dan realiasi sesuai akun  sebesar 95,67 persen. Disusul Kemenag Kabupaten Maluku Tengah dengan capaian realiasi atau penyerapan anggaran sebesar 90,98 persen dan peringkat ketiga ditempati, Kemenag Kota Tual dengan capaian 90, 25 persen.

Untuk realisasi belanja terbaik tingkat Satker Madrasah peringkat pertama diraih oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Siri-Sori Islam, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dengan presentasi 99,75 persen. Peringkat kedua diperoleh Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Malteng (Tulehu), 98,95 persen dan peringkat tiga, MAN 1 Maluku Tengah (Tulehu) 90,18 persen.

Sebelumnya, Kasubag TU, Kanwil Kemenag Maluku, Jamaludin Bugis dalam laporanya pada kegiatan Tasyakur HAB Ke 72 dan Penyerahan RKAKL tahun 2018, mengatakan, Tingkat penyerapan anggaran tahun 2017 pada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku ditahun ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2016.  Dari total pagu anggaran  2017 yang tersediah sebesar Rp 749 M lebih hanya dapat diserap sebesar Rp 661 M atau 88, 29 persen. Angka ini jauh menurun jika dibandingkan dengan penyerapan pagu anggara tahun 2016 kemarin dengan presentasi capaian sebesar 93 persen.(PN-10)

Berita terkait

Berita Populer

iklan-banner-02
iklan-banner-02