iklan-banner-01
iklan-banner-02

Oknum Polisi Gagahi Anak Dibawa Umur

Sumber Foto: IST
PAMANAWANews, AMBON- Bukannya berperilaku sebagai aparat penegak hukum, tapi oknum polisi berinisial HP, ini malah melawan hukum. Ia diduga menggagahi seorang anak dibawa umur berinisial CS. Mirisnya, perbuatan bejatnya terhadap gadis 17 tahun, ini terjadi dua kali di tahun 2017 lalu.

Kasus asusila yang dilakukan pada Bulan Februari dan 16 Desember itu terungkap ke permukaan publik, setelah siswi SMA ini buka mulut terhadap bapaknya yang juga anggota polisi. Tak pelak, kasus ini masuk rana hukum setelah oknum bejat itu dipolisikan di SPKT Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, tanggal 8 Januari 2018.

Sumber pamanawanews.com mengatakan, kasus ini terungkap setelah korban menceritakan semua kejadian yang menimpanya kepada bapaknya saat balik bertugas dari Pulau Buru.

Kala itu, Ia diberitahukan istrinya terkait persoalan yang dialami putri mereka. Setelah dibenarkan oleh CS, oknum polisi itu langsung dipolisikan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskim) Polres Ambon AKP. Teddy membenarkan adanya laporan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

"Iya. Menurut laporan yang dibuat ayah korban kalau tindak pidana asusila yang dilakukan tersangka (HP) itu dua kali. Pertama Bulan Februari dan kedua Bulan Desember 2017," kata dia kepada wartawan, Jumat (12/1).

Atas perbuatannya, HP kini telah dijerumuskan kedalam Rumah Tahanan Polres Ambon setelah ditetapkan sebagai tersangka. Oleh penyidik, oknum tak senonoh itu diganjar Undang Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 81 tentang persetubuhan terhadap anak dibawa umur. 

“Tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ujarnya. (PN-07)

Berita terkait