iklan-banner-02
iklan-banner-02

Kodam Pattimura Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Non Kimia

PAMANAWANews, AMBON- Kodam XVI/Pattimura menggelar sosialisasi dan pelatihan program Bios 44 yang berlangsung di Aula Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, Rabu (10/1/2018).
Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto, saat memberikan sambutan, membuka kegiatan sosialisasi dan pelatihan program bios 44 di Aula Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Rabu (10/1/2018).

Sosialisasi dan pelatihan program Bios 44 yang merupakan inovasi baru dalam bentuk pupuk non kimia untuk bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, ini dibuka langsung Pangdam Patimura Mayjen TNI Suko Pranoto.

Dalam sambutannya, perwira tinggi bintang dua ini menjelaskan, Bios 44 merupakan Bio Struktur atau dekomposer gambut yang merupakan agen hayati. Formula ini dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. 

Bios 44, lanjut Suko, juga bisa mengatasi kebakaran lahan gambut serta dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang.

“Mencermati pentingnya kegiatan ini, maka saya menyambut baik kedatangan Tim Sosialisasi yang akan memberikan Sosialisasi Program Bios 44 kepada personel Kodam Pattimura dan Masyarakat. Saya berharap, kegiatan sosialisas ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta mencapai sasaran yang diinginkan,” pintanya.

Terpisah, kepada wartawan Pangdam menyampaikan bahwa sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan untuk pengembangan formula bios 44. Kodam sendiri akan melakukan uji coba dibagian sektor pertanian untuk kesuburan tanah dan tumbuhan, ungkap Mayjen TNI Suko Pranoto. 

Selain sektor pertanian, mantan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat ini menyampaikan bios 44 ini juga akan diuji pada sektor peternakan dan perikanan sebagai nutrisi bagi hewan peliharaan seperti sapi dan ikan. 

"Bila formula bios 44 berhasil dan memiliki manfaat, Insya Allah kedepan Kodam Pattimura akan mengembangan formula bios 44 lebih banyak lagi agar bisa dibagikan secara gratis kepada masyarakat dalam meningkatkan kesejateraan dalam mengelola sumber daya alam yang ada di Maluku ini," terangnya.

Sementara itu, Dandrem 044 Gapo, Kodam II/Sriwijaya, Provinsi Sumatera Selatan, Kolonel Inf. Kunto Arief Wibowo selaku ketua tim sosialisasi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan sebuah program inklut dari TNI AD dalam meningkatkan produktifitas kesejahteraan masyarakat. 

Kunto menjelaskan, Bios 44 sendiri merupakan senyawa vitamin yang bukan merupakan sebuah pupuk berbahan kimia, melainkan sebagai pengurai restruktur tanah menjadi sempurna. 

"Untuk pengolahan pembuatan Bios 44, kita menggunakan bahan dasar makanan yang difragmentasi sendiri, yang memiliki kegunaan dalam mengurai bahan mineral yang mengandung bahan kimia menjadi bahan mineral alami dan mampu mengubah konstruktur kesuburan tanah untuk digunakan sebagai lahan pertanian, juga di sektor perikanan dan peternakan," jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi penggunaan Bios 44 sendiri, lanjut Putra Try Sutrisno, Wakil Presiden Indonesia ke-6, ini pernah dilakukan dalam sejumlah program Citarum Harum oleh Kodam III/Siliwangi, penguraian limbah mercury dibeberapa pengolahan tambang di Pulau Bali, normalisasi air sungai dan penyuburan lokasi perkebunan di Jawa Tengah, serta lokasi peternakan dan pengolahan lokasi eks tambang di Provinsi Bangka Belitung. 

"Untuk uji coba pengembangan bios 44 baru dimulai di tahun 2016, dan boleh dikatakan berhasil dilokasi lahan terbakar tahun 2015, di Provinsi Sumatera Selatan dengan proses pengolahan lahan gambut menjadi lahan produktif bagi perkebunan," pungkasnya. (PN-07)

Berita terkait

Berita Populer

iklan-banner-02
iklan-banner-02